Berikut Pelonggaran Aturan PPKM Level 4 di Kab.Bogor  

Berikut Pelonggaran Aturan PPKM Level 4 di Kab.Bogor    

BOGOR, - Pemerintah pusat melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Kebijakan ini diperpanjang selama 7 hari, terhitung sejak 10 Agustus 2021 sampai dengan 16 Agustus 2021, melalui pernyataan resmi yang disampaikan langsung oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang disiarkan langsung di Youtube Sekretariat Presiden RI, Senin (9/8/2021).  Kementerian Dalam Negeri pun mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3 dan 2 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor memperpanjang PPKM Level 4 dengan mengeluarkan Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/401/Kpts/Per-UU/2021 tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bogor tanggal 10 Agustus 2021, untuk tetap memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor, akan tetapi ada beberapa aturan yang dilonggarkan dibandingkan dengan keputusan bupati sebelumnya yang berlaku 3-9 Agustus 2021 lalu . Setidaknya, ada tiga aturan yang dilonggarkan diantaranya ;

1.Restoran/rumah makan, kafe dengan area pelayanan di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 20.00 WIB dengan kapasitas maksimal 25% (dua puluh lima persen), satu meja maksimal dua orang, dan waktu makan maksimal 20 (dua puluh) menit.

2.Tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) diizinkan buka maksimal 25% (dua puluh lima persen) kapasitas atau 20 (dua puluh) orang dengan memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama.

3.Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis 1.

(***)

Bogor
Lukman Hakim

Lukman Hakim

Previous Article

Rilis Resmi Satgas Penanganan Covid-19 Kab.Bogor...

Next Article

Bupati Bogor: Vaksinasi Remaja Terus Ditingkatkan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra verified

Postingan Bulan ini: 81

Postingan Tahun ini: 127

Registered: Apr 23, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 60

Registered: Aug 24, 2021

Rikky Fermana

Rikky Fermana

Postingan Bulan ini: 56

Postingan Tahun ini: 219

Registered: May 8, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 39

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Jul 31, 2021

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Hadiri Panen Raya Kacang Tanah, Hasnah Syam Puji Etos Kerja Masyarakat Tanete Riaja
Terpantau Warga Ada Napi Lapas Bukit Semut Sungailiat Bebas Berkeliaran
BEM Babel Tantang Bupati Bangka, Ini Jawaban Mulkan 
Hasnah Syam Groundbreaking Pembangunan Workshop BLK Komunitas di Ponpes Darunnaiem Soppeng
banner banner

Follow Us

Recommended Posts

Perhutani Berikan  Alat Bantu Kesehatan Untuk Teman Difabel
Budi Daya Porang Mulai Dilirik  MDH Sidomulyo  Sidamulih
World Cleanup Day 2021: Perhutani Turun Gunung Tanam Mangrove Di Pantai Karangtirta
Bupati Pangandaran Tanam Mangrove Hijaukan Muara Karangtirta
Pendaki Yang Hilang di Gunung Guntur Masih Dalam Pencarian Tim SAR