Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kab Bogor Mencapai 91,03%

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kab Bogor Mencapai 91,03%

BOGOR, - Guna pengoptimalan ruang Isolasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat evaluasi. Rapat ini membahas terkait ketersediaan ruang isolasi Covid-19 di Kabupaten Bogor, serta antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca Liburan Natal dan Tahun Baru 2020. Rapat dipimpin oleh Bupati Bogor, Ade Yasin dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, para Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia, IDI dan Forkopimda. Rapat evaluasi ini dilaksanakan di ruang rapat Bupati, Rabu (6/1/2021).

Dalam arahannya, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, penanganan Covid-19 ini bukan penanganan penyakit biasa, jadi harus ada tindakan cepat dan tepat.

“Penanganan Covid-19 ini kalau kurang apa pun, cepat lakukan tindakan dan lapor, termasuk kalau terkendala anggaran, segera ajukan karena untuk Covid-19 sudah kita siapkan. Saat pandemi seperti ini, hukum tertinggi adalah kesehatan rakyat, ” kata Ade Yasin.

Ia juga menambahkan, dengan kondisi seperti ini lakukan saja yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Dari kondisi seperti sekarang ini bagaimana kita bisa menangani pasien yang baru terpapar dengan kapasitas ruang isolasi yang sudah mencapai 91, 03% dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Kita juga tidak boleh menolak pasien dengan alasan kapasitas sudah melampaui, saya ingin tetap lakukan yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai prosedur, ” tambahnya.

Lebih lanjut, karena laju Covid-19 terus menunjukkan peningkatan, agar petugas rumah sakit tidak kewalahan, bisa dilakukan perekrutan relawan covid-19. "Jika memang kekurangan tenaga medis lakukan perekrutan relawan Covid-19, ajukan anggarannya ke Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Saya tidak ingin para tenaga medis semakin banyak yang terpapar Covid-19, kalau makin banyak tenaga medis yang terpapar kita juga yang akan merasakan dampaknya. Agar tidak kewalahan ajukan relawan Covid-19, jika memang dirasa dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 saya kira ini sangat rasional, ” lanjutnya. 

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Achmad Zaenudin menjelaskan, sampai saat ini keterisian ruang isolasi sudah mencapai 91, 03%.

“Ruang isolasi sampai saat ini keterisian nya sudah mencapai 91, 03%. Artinya sudah diatas kriteria dari World Health Organization (WHO) yang hanya 60% dan Kementerian Kesehatan 70%. Tapi sesuai arahan dari Bupati dengan kondisi apa pun kita harus terus melayani pasien, perjuangan dari teman-teman di rumah sakit swasta, IDI dan lainnya kita harus bersatu padu untuk Kabupaten Bogor. Untuk antisipasi lonjakan, saya minta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan yang lebih ditingkatkan kembali, ” jelas Zain.(***/Anisa)

Bogor
Nisa

Nisa

Previous Article

 Di HAB ke-75 Tingkat Kab Bogor, Wabup Tekankan...

Next Article

LSM Geram Banten Indonesia Gelar Raker Dengan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Heriyoko

Nisa

Nisa

Postingan Bulan ini: 29

Postingan Tahun ini: 29

Registered: Dec 21, 2020

Calvin Maruli

Calvin Maruli

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 10

Registered: Nov 8, 2020

Heri Nasution

Heri Nasution

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 5

Registered: Nov 28, 2020

Alfrets everhard kandou

Alfrets everhard kandou

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 4

Registered: Jan 9, 2021

Profle

Calvin Maruli

Warga dan Pedagang di Jakarta Mengeluh, Tahu dan Tempe  Masih Langka
PPKM Jawa Bali, Pelaku Usaha Minta Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
Didepan Pejabat Eselon II dan Lingkup Sekda, Wabup Bogor: Tingkatkan SDM dan Gerak Cepat
Kementerian Perhubungan Luncur Aplikasi Jakarta Electronic Ticketing Bus (Jaketbus), Ini Caranya

Follow Us

Recommended Posts

Jalan Jenderal Sudirman di Berlakukan Buka Tutup, Berikut Penjelasan Kadishub Kota Bogor
Presiden: Tidak Terasa Sakit Saat di Suntik Vaksin Covid-19
Kepala BPPD Kab Bogor: Pengelola Wisata dan Wisatawan Taatilah Prokes Dengan Baik
PT.Bio Farma Terima Sertifikat Halal Vaksin Sinovac dari Kementerian Agama
Infodemik Sangat Berbahaya Bagi Masyarakat di Tengah Situasi Pandemi

Tags