Yuk !!! Pelaku UMKM dan Ekraf Jabar Gabung dan Jadi Mitra borongdong.id

Yuk !!! Pelaku UMKM dan Ekraf Jabar Gabung dan Jadi Mitra borongdong.id

KOTA BANDUNG, - Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berinovasi untuk menyelamatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan ekonomi kreatif (Ekraf), yang sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19. Salah satunya dengan menghadirkan Marketplace bernama borongdong.id.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik pun mengajak pelaku UMKM dan Ekraf untuk memasarkan produknya dan menjadi mitra borongdong.id.

"Akan ada banyak manfaat yang bisa diambil kalau bergabung dengan borongdong.id. Salah satunya kepastian akan pembeli, " kata Dedi, Sabtu (6/2/2021).

Selain kepastian pasar, kata Dedi, ada sejumlah keuntungan yang akan didapatkan pelaku UMKM dan ekraf. Pertama, tidak perlu memiliki toko offline dan dengan barang secukupnya sudah dapat berjualan.

Kedua, tidak perlu repot mencari pembeli karena borongdong.id menargetkan pembeli yang memiliki daya beli baik. Ketiga, tidak perlu mengurus pengiriman dan menanggung biaya karena sudah termasuk fasilitas sistem.

"Kemudian, target kami adalah ASN yang tersebar luas di wilayah Jabar. Keamanan produk pun terjamin. Transaksi berjalan praktis, cepat, dan mudah. Kami juga bekerja sama dengan pengiriman paket dan ekspedisi yang terpercaya, " ucapnya.

Dedi menjelaskan, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang mesti dipenuhi pelaku UMKM dan ekraf untuk menjadi mitra borongdong.id. Syarat dan ketentuan itu menjadi landasan dalam penyaringan.

Syarat dan ketentuannya yakni pelaku UMKM dan Ekraf sebagai produsen/distributor pertama, identitas dapat diverifikasi, berdomisili di Jabar, mampu memberikan harga yang kompetitif, dan bersedia untuk mengirim produk ke Fulfillment Center.

“Health, herbal, dan Beauty Product harus memiliki izin Badan POM. Untuk produk percetakan buku, harus memiliki izin ISBN. Sedangkan produk elektronik mesti memiliki deskripsi dan spesifikasi yang jelas dan nomor seri yang dapat teridentifikasi, " ucapnya.

"Kemudian, produk Fashion harus desain orisinal atau bukan bajakan. Terakhir, untuk produk makanan dan minuman, sebaiknya memiliki expired date lebih dari enam bulan dan sudah memenuhi PIRT/BPOM, " tambahnya.

Jika memenuhi syarat dan ketentuan di atas, pelaku UMKM dan ekraf dapat mengunjungi Link bit.ly/daftarborong untuk pendaftaran.

(HMS JBR/Nisa)

Bandung
Siti Kurnia Anisa

Siti Kurnia Anisa

Previous Article

Pedagang di Pasar Jadi Prioritas Vaksinasi...

Next Article

Uu Ruzhanul Ajak Generasi Muda Wujudkan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra verified

Postingan Bulan ini: 81

Postingan Tahun ini: 127

Registered: Apr 23, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 60

Registered: Aug 24, 2021

Rikky Fermana

Rikky Fermana

Postingan Bulan ini: 56

Postingan Tahun ini: 219

Registered: May 8, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 39

Postingan Tahun ini: 107

Registered: Jul 31, 2021

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Hadiri Panen Raya Kacang Tanah, Hasnah Syam Puji Etos Kerja Masyarakat Tanete Riaja
Terpantau Warga Ada Napi Lapas Bukit Semut Sungailiat Bebas Berkeliaran
BEM Babel Tantang Bupati Bangka, Ini Jawaban Mulkan 
Hasnah Syam Groundbreaking Pembangunan Workshop BLK Komunitas di Ponpes Darunnaiem Soppeng
banner banner

Follow Us

Recommended Posts

Perhutani Berikan  Alat Bantu Kesehatan Untuk Teman Difabel
Budi Daya Porang Mulai Dilirik  MDH Sidomulyo  Sidamulih
World Cleanup Day 2021: Perhutani Turun Gunung Tanam Mangrove Di Pantai Karangtirta
Bupati Pangandaran Tanam Mangrove Hijaukan Muara Karangtirta
Pendaki Yang Hilang di Gunung Guntur Masih Dalam Pencarian Tim SAR